03
Jan
08

Raja dan sahabatnya

>> Cerita ini mengenai seorang raja yang mempunyai sahabatnya sejak masa kecil. Sahabatnya ini mempunyai kebiasaaan, di setiap kejadian, selalu mengomentari hidupnya ( positif atau negatif ) dengan : “ Puji Tuhan ! “
>> Suatu hari, sang raja dan sahabatnya pergi berburu. Sang sahabatlah yang menyiapkan segala senjata perlengkapan berburu. Ternyata sang sahabat melakukan kesalahan sewaktu mempersiapkan senjata tersebut, sehingga ketika sang raja hendak menembak sesuatu, senjata itu meledak, sehingga menghancurkan jempol tangan sang raja. Menghadapi situasi ini, seperti biasanya, sahabatnya ini berkomentar: “ Puji Tuhan ! “. Kemudian sang raja menjawab, “ Sial ! “ dan kemudian memasukkan sahabatnya ini ke dalam penjara.
>> Setahun kemudian, sang raja pergi berburu ke daerah yang berbahaya. Sekelompok kanibal menangkap raja ini dan membawanya ke desa mereka. Mereka mengikat sang raja dan membaringkannya di atas api unggun, siap untuk dipanggang. Tetapi ketika mereka siap untuk menyalakan apinya, mereka melihat bahwa sang raja tidak memiliki jempol. Karena mereka sangat perfeksionis, mereka hanya ingin memangsa orang yang utuh, mereka melepaskan raja itu dan membiarkannya berlari pergi.
>> Ketika raja itu tiba di istananya, ia teringat akan kejadian yang menyebabkan jempolnya hancur, dan kemudian teringat sahabatnya di penjara. Pergilah ia ke penjara dan berbicara dengan sahabatnya, “ Kamu benar “, kata sang raja, “ Puji Tuhan, jempol saya hancur. “ Kemudian ia menceritakan kejadian yang baru saja di alaminya. “ Maafkan karena aku telah memenjarakan kamu sedemikian lamanya, betapa jahatnya aku ! “
>> “ Jangan berkata demikian “, sahabatnya menjawab, “ Puji Tuhan ! “
>> “ Apa maksudmu ? “, Tanya sang raja. “ Aku telah mengirimkanmu ke dalam penjara sedemikian lama ! “.
>> “ Ya, Puji Tuhan, karena apabila engkau tidak memenjarakan aku, aku tidak akan lagi bersamamu sekarang ini, karena aku akan ikut berburu bersamamu saat itu dan mereka akan memangsaku ! “.
>>> Situasi yang kita hadapi seringkali tidak menyenangkan dan tidak seperti yang kita harapkan. Tetapi janji Tuhan selalu baik dan Amin. Bila kita mengasihi Dia dengan segenap hati dan kita hidup dalam jalannya, sekalipun kelihatannya buruk dan tidak ada harapan. Hal itu akan di ubahkannya menjadi keuntungan bagi kita dan membawa kemuliaan bagi nama-NYA. Percayalah pada Tuhan . . . . Dia SETIA


1 Response to “Raja dan sahabatnya”


  1. 1 may
    Juli 1, 2009 pukul 1:50 am

    cerita yg bagus simple tapi bermakna…

    boleh dunk.. banyak2 bwt cerita yg kayk gini…

    asyik tp dpt menydrkn…

    tq

    # hehe, copy paste mode on ( dari Renungan Harian Rajawali koq ), saya mana bisa buat yang kayak begitu, tapi sekarang renungannya udah ga terbit lagi, ga tau kenapa #


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Jumlah Pengunjung

  • 303,237 pengunjung

Kategori

http://www.4shared.com/folder/oqQSrcaJ/_online.html

berdoalah terus sampai sesuatu/mujizat terjadi

jadilah orang benar, jadilah menurut kehendakmu sesuai dengan imanmu

THANK YOU LORD FOR ALL YOU’VE GIVEN TO ME, Thank you Lord FOR ALL THE BLESSING THAT I CANNOT SEE

Thx sudah mampir.. :)..Gbu..


%d blogger menyukai ini: